LINTAS KALIMANTAN – KALTENG – | Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun kembali melanjutkan pencarian bersama unsur SAR terkait adanya sopir truk fuso bermuatan 17 ton kernel kelapa sawit yang terjun ke Sungai Lamandau.
Korban Ahmad Samilan sebagai sopir truk fuso bernomor polisi AG 9267 VD milik CV Sri Rejeki Cangkang. Beberapa hari yang lalu melintasi jembatan penyeberangan PT SML bersama truk fusonya jatuh ke Sungai Lamandau, Karang Taba, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Setelah memasuki hari ketiga Tim Gabungan tersebut melakukan pencarian pada Senin 27 Maret 2023 Jam 15:10 WIB. Berhasil menemukan korban sekitar kurang lebih 500 M dari LKK dalam kondisi meninggal dunia dan korban langsung dievakuasi ke RSUD Lamandau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban telah ditemukan dan dievakuasi ke RSUD Lamandau. Pada saat itu kami Tim SAR Gabungan mengalami kendala pencarian karena arus sungai yang cukup deras” ungkap Heru selaku On Scene Coordinator Basarnas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya A. A. Ketut Alit Supartana mengatakan, bahwa pihaknya telah mengakhiri kegiatan tersebut.
“Dengan diketemukannya korban dan telah dievakuasi ke RSUD Lamandau maka secara resmi Operasi SAR dinyatakan ditutup. Saya mengucapkan terima kasih kepada tim yang terlibat dalam pencarian ini. Dan juga unsur tim dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” katanya.
Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain, Tim Rescue Pos SAR Pangkalanbun, Polres Lamandau, BPBD Lamandau, Babinsa Lamandau, PT. SML dan Masyarakat setempat. (*/rls/hmskkp&p Palangka Raya/red)