Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas – Tim gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan pengecekan lapangan (ground check) terhadap titik panas atau hotspot di Desa Pilang Munduk dan Desa Tarik, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan menyusul terdeteksinya sebaran titik panas berkategori sedang, Kamis (15/10/2026).

 

Sebelum bergerak menuju lokasi, tim gabungan melaksanakan apel kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana di Kantor BPBD Kabupaten Gunung Mas. Persiapan tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pengecekan serta patroli di wilayah yang terindikasi memiliki sebaran titik panas.

 

Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Gunung Mas AKP Nurheriyanto Hiyat, S.H., S.Si., didampingi Perwira Pengendali (Padal) IPTU Supono. Kekuatan tim terdiri atas 15 personel Polri, empat personel TNI, dan delapan personel BPBD Kabupaten Gunung Mas yang bekerja bersama dalam pelaksanaan pengecekan lapangan.

 

Untuk mendukung kegiatan, tim gabungan menyiapkan sejumlah kendaraan operasional, yakni satu unit kendaraan roda enam pemadam kebakaran TNI, empat unit kendaraan roda empat berupa mobil D-Max dan kendaraan patroli, serta satu unit kendaraan Traga BPBD Damkar. Kesiapan sarana tersebut menjadi bagian dari dukungan operasional dalam menjangkau wilayah sasaran sesuai kondisi medan.

Baca Juga :  Polsek Pahandut Kawal Carnaval RA Al-Muslimun, Pastikan Perayaan HUT ke-81 RI Berlangsung Aman

 

Pengecekan dilakukan berdasarkan informasi sebaran titik panas yang terdeteksi melalui aplikasi Sistem Pemantauan Karhutla (Sipongi) pada pukul 00.23 WIB, dengan tingkat kepercayaan atau kategori yang dilaporkan sebagai sedang (medium). Informasi tersebut menjadi dasar bagi tim gabungan untuk melakukan pemeriksaan langsung guna mengetahui kondisi aktual di wilayah Desa Pilang Munduk dan Desa Tarik.

 

Dalam pelaksanaan ground check dan patroli, tim tidak menemukan api di lokasi yang dapat diperiksa. Namun, sejumlah titik panas berada cukup jauh di dalam kawasan hutan dan tidak memiliki akses jalan yang dapat dilalui tim untuk mencapai titik koordinat secara langsung.

 

Kondisi medan dan keterbatasan akses tersebut menjadi kendala dalam pemeriksaan di lapangan. Tim harus mempertimbangkan jarak serta kondisi wilayah sebelum dapat memastikan keadaan pada setiap titik yang terdeteksi melalui sistem pemantauan.

 

Sebagai bagian dari upaya pengecekan, tim juga memanfaatkan kamera drone untuk membantu pemantauan dari udara. Namun, upaya tersebut belum dapat memberikan hasil visual yang memadai karena kamera drone terhalang asap tebal, sehingga kondisi pada titik-titik yang berada jauh di dalam hutan tidak dapat dipantau secara optimal melalui perangkat tersebut.

Baca Juga :  Polres Gunung Mas PTDH Briptu Indra Buana, Kapolres: Institusi Tidak Boleh Dikotori Pelanggaran

 

Kabag Ops Polres Gunung Mas AKP Nurheriyanto Hiyat, S.H., S.Si., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menegaskan pentingnya pengecekan langsung terhadap informasi titik panas sebagai langkah untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

 

“Berdasarkan hasil ground check dan patroli yang telah dilaksanakan, tim tidak menemukan api pada lokasi yang berhasil diperiksa. Namun, terdapat kendala berupa akses jalan yang tidak tersedia menuju sejumlah titik panas yang berada jauh di dalam hutan, serta asap tebal yang menghalangi pemantauan menggunakan kamera drone.” jelas Kabag Ops.

 

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Sinergi personel TNI, Polri, dan BPBD diperlukan untuk mendukung respons terhadap informasi titik panas sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi ketika melakukan pemeriksaan langsung di lokasi.

 

Melalui kegiatan ini, tim gabungan berupaya memastikan informasi titik panas ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan sesuai kondisi yang memungkinkan. Upaya pemantauan dan koordinasi antarlembaga diharapkan dapat terus mendukung pencegahan Karhutla serta menjaga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Gunung Mas. (sp)

Berita Terkait

Kapolres Gunung Mas Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Kalimantan Tengah, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Polres Katingan Bersama Tim Gabungan Sosialisasikan Larangan PETI di Bawah Jembatan Sei Katingan
Polsek Sepang Bantu Warga Kurang Mampu Masuk Pendataan Perlindungan Sosial
Polwan Polres Gunung Mas, Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Polsek Pahandut Dukung Penguatan Penanganan Karhutla melalui Masukan Kebijakan Kapolri 2027
Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Karhutla di Desa Sarerangan Berhasil Dipadamkan, Polres Gunung Mas Lakukan Pendinginan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Pahandut Tanam Jagung di Lahan Satu Hektare

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Kapolres Gunung Mas Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Kalimantan Tengah, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Polres Katingan Bersama Tim Gabungan Sosialisasikan Larangan PETI di Bawah Jembatan Sei Katingan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Polwan Polres Gunung Mas, Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Polsek Pahandut Dukung Penguatan Penanganan Karhutla melalui Masukan Kebijakan Kapolri 2027

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page