LINTAS KALIMANTAN | Sebuah insiden perampokan disertai kekerasan terjadi pada Jumat, 14 Februari 2025, di sebuah gudang di Jl. Sutami, Palaran. Korban, seorang pria yang bekerja sebagai pengawas gudang, diserang oleh pelaku yang hingga kini belum tertangkap.
Kronologi Kejadian
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaku mendatangi tempat kerja korban dengan alasan ingin mengembalikan helm dan bermalam di lokasi tersebut, mengklaim bahwa di tempat keluarga istrinya di Palaran sedang ada acara sehingga ia tidak bisa bermalam di sana.
Setelah tiba di pos keamanan, pelaku tampak gelisah. Saat korban melakukan pengawasan rutin di area gudang, pelaku mengikuti dari belakang sambil membawa linggis. Tanpa peringatan, pelaku memukul kepala korban dengan linggis, menyebabkan korban terjatuh dan mengalami pendarahan.
Pelaku kemudian memaksa korban untuk mengikuti perintahnya, mengancam akan membunuh jika tidak menurut. Korban diminta naik ke lantai dua, namun saat di tangga, korban berhasil melarikan diri dan berteriak meminta bantuan rekan-rekannya di pos keamanan. Pelaku melarikan diri dengan memanjat gerbang dan membawa kabur ponsel korban yang bermerk iPhone.
Upaya Pencarian Pelaku
Rekaman CCTV di lokasi kejadian telah mengabadikan wajah pelaku dengan jelas. Pihak berwenang meminta masyarakat yang mengenali atau mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melaporkannya. Korban, melalui akun Facebook bernama Erika Anizam, juga mengimbau masyarakat untuk membantu menyebarkan informasi dan foto pelaku guna mempersempit ruang geraknya.
Peringatan bagi Masyarakat
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap orang-orang yang mencurigakan di sekitar lingkungan kerja maupun tempat tinggal. Jika melihat atau mengetahui informasi terkait pelaku, diharapkan segera melapor ke pihak berwajib atau menghubungi akun Facebook Erika Anizam.
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan berharap kerjasama dari masyarakat untuk menangkap pelaku secepatnya. (*/rls/tim/red)