Polri Kerahkan Brimob hingga Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur

- Reporter

Senin, 21 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan pasukan untuk evakuasi dan penanganan gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Diketahui gempa dengan kekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi siang tadi memakan korban jiwa dan merusak beberapa bangunan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini anggota SAR Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar sudah berada di lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi.

“Anggota Brimob sudah melaksanakan kegiatan SAR Penanganan longsor pasca Gempa Bumi di daerah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Dedi menuturkan, Kapolri telah menerbitkan surat telegram melalui Asops Kapolri terkait penanganan gempa di Cianjur. Dalam surat telegram tersebut, Mabes Polri akan mengerahkan bantuan penanganan gempa di Cianjur.

Adapun bantuan yang dikerahkan yakni 5 personel Ditpoludara beserta satu unit helikopter, 94 personel Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, dan 202 personel Korbrimob Polri dengan kualifikasi SAR.

“Selain itu juga dikirim 20 personel Pusdokkes Polri beserta dua ambulans,” katanya.

Selain membantu evakuasi penanganan gempa di Cianjur, Polri juga menerjunkan tim trauma healing guna memberikan bantuan penanganan psikologi ke korban gempa.

“Sebanyak 16 personel trauma healing dari Biro Psikologi juga dikerahkan,” ujarnya.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB.

Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Gempa yang getarannya dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya itu menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami.(*/rls/hms/red).

Berita Lainnya

Kapolsek Rakumpit Momen Lebaran Sambangi Tokoh Masyarakat Petuk Barunai
Polsek Manuhing Gelar “Jumat Curhat” di Talaken, Respons Keluhan Warga Soal Balap Liar
Polsek Manuhing Gelar “Jumat Curhat” di Talaken, Respons Keluhan Warga Soal Balap Liar
Pimpin Apel Pagi, Kabagren Polresta Palangka Raya Ingatkan Perketat Sispam Mako
Polresta Palangka Raya Ikuti Vicon Penyampaian Arahan Kapolda Kalteng
Sambangi PT. MAPA, Polsek Rakumpit Ingatkan Waspada Pencurian TBS Kelapa Sawit
Seksi Propam Terus Tanamkan Kedisiplinan Personel Polresta Palangka Raya saat Apel Pagi 
Sambangi Masyarakat, Kapolsek Rakumpit Ingatkan Waspada Tindak Kriminalitas dan Kebakaran
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Lainnya

Jumat, 4 April 2025 - 12:51 WIB

Kapolsek Rakumpit Momen Lebaran Sambangi Tokoh Masyarakat Petuk Barunai

Jumat, 4 April 2025 - 10:43 WIB

Polsek Manuhing Gelar “Jumat Curhat” di Talaken, Respons Keluhan Warga Soal Balap Liar

Jumat, 4 April 2025 - 09:55 WIB

Pimpin Apel Pagi, Kabagren Polresta Palangka Raya Ingatkan Perketat Sispam Mako

Jumat, 4 April 2025 - 09:51 WIB

Polresta Palangka Raya Ikuti Vicon Penyampaian Arahan Kapolda Kalteng

Jumat, 4 April 2025 - 09:48 WIB

Sambangi PT. MAPA, Polsek Rakumpit Ingatkan Waspada Pencurian TBS Kelapa Sawit

Jumat, 4 April 2025 - 09:45 WIB

Seksi Propam Terus Tanamkan Kedisiplinan Personel Polresta Palangka Raya saat Apel Pagi 

Jumat, 4 April 2025 - 09:39 WIB

Sambangi Masyarakat, Kapolsek Rakumpit Ingatkan Waspada Tindak Kriminalitas dan Kebakaran

Jumat, 4 April 2025 - 09:17 WIB

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Polres Gunung Mas Gelar Jumat Curhat di Bengkel Guntur

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page