Pangdam XXII/Tambun Bungai Dampingi Sekjen Kemhan Tinjau Pembangunan Yonif Teritorial di Kalteng

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya — Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI), Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E., dalam kunjungan kerja ke wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai, Selasa (16/12/2025).

Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Mayonif TP) 830/Isen Mulang dan Mayonif TP 831/Panajung Tarung yang berlokasi di wilayah Kalimantan Tengah. Kedua satuan ini merupakan bagian dari penguatan struktur pertahanan teritorial yang diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan kehadiran TNI AD di wilayah strategis.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Buka Anugerah KIP 2025, Tekankan Pentingnya Transparansi Pelayanan Publik

Setibanya di wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai, rombongan Sekjen Kemhan RI disambut langsung oleh Pangdam XXII/TB beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Kodam. Sebelum melaksanakan peninjauan lapangan, Sekjen Kemhan menerima paparan komprehensif mengenai kondisi umum Kodam XXII/Tambun Bungai, yang mencakup struktur organisasi satuan, wilayah tanggung jawab, tingkat kesiapan operasional, serta dukungan terhadap pembangunan satuan-satuan di bawah komandonya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan bahwa kunjungan kerja ini memiliki arti penting sebagai sarana evaluasi sekaligus bahan masukan bagi Kementerian Pertahanan dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan.

Baca Juga :  Kepala Dinas Kehutanan Apresiasi Penghargaan Gubernur Kalteng dari KompasTV

“Melalui peninjauan langsung ini, kami berharap berbagai kebijakan dan program pembangunan pertahanan dapat semakin tepat sasaran, sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesiapan satuan serta penguatan postur pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.

Peninjauan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan satuan teritorial yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika ancaman, sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan nasional di wilayah Kalimantan Tengah.(*/rls/pen/red).

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page