LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas – Kapolsek Sepang, Ipda Purwanto, bersama personel Polsek Sepang menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Mako Polres Gunung Mas, Rabu (1/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Pejabat Utama Polres Gunung Mas, para perwira, personel Polri, serta pengurus Bhayangkari Cabang Gunung Mas.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, selaku inspektur upacara membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, menjadi komitmen seluruh insan Bhayangkara untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Baca Juga : Berikut versi narasi bergaya media arus utama dengan fokus pada peran Cak Sam sebagai mediator. Saya mempertahankan gaya pemberitaan yang netral dan menghindari penyajian asumsi sebagai fakta. Judul: Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Sepakati Libatkan Keluarga untuk Cari Solusi Terbaik Narasi: Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial B (19) di Kota Palangka Raya bersama keluarganya mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada Cak Sam setelah mengaku tengah mengandung sekitar dua bulan. Perempuan tersebut menyebut pacarnya, K (20), yang bekerja di salah satu perusahaan di Palangka Raya, tidak lagi dapat dihubungi setelah mengetahui kehamilan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak perempuan, keduanya telah menjalin hubungan sejak awal tahun 2026 dan sempat beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka. Setelah mengetahui dirinya hamil, B mengaku telah memberitahukan kondisi tersebut kepada K. Namun, menurut pengakuan B, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan. Ia mengaku sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya. Setelah itu, komunikasi antara keduanya dikatakan terputus karena seluruh akses komunikasi diblokir. Mendengar keluhan tersebut, Cak Sam kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak beserta keluarga dalam suasana mediasi. Pertemuan berlangsung dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk membawa persoalan tersebut kepada orang tua masing-masing di kampung halaman. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari penyelesaian terbaik, termasuk membahas rencana pernikahan apabila disetujui oleh kedua keluarga. Cak Sam berharap komunikasi antarkeluarga dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana, dengan mengutamakan tanggung jawab serta kepentingan semua pihak yang terlibat.
“Tema ini mengandung makna bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam seluruh perjalanan pengabdiannya bermuara pada satu tujuan luhur, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian amanat Presiden yang disampaikan dalam upacara.
Usai kegiatan, Kapolsek Sepang Ipda Purwanto mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara profesional.
“Seluruh pengabdian Polri diarahkan untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan kesigapan, ketegasan, serta profesionalisme. Kami akan terus menghadirkan pelayanan yang responsif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ipda Purwanto.
Ia menambahkan, semangat Polri untuk Masyarakat akan terus menjadi pedoman bagi jajaran Polsek Sepang dalam menjalankan tugas sehari-hari serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.(*/rls/sgn/red).