Hujan Lebat, Jalan Galaxy Palangka Raya Kembali Banjir, Warga Soroti Drainase

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Hujan deras yang mengguyur Kota Palangka Raya kembali memicu banjir di Jalan Raya Galaxy, salah satu ruas jalan strategis di ibu kota Kalimantan Tengah. Genangan air dilaporkan rutin terjadi setiap kali hujan lebat turun.

Lokasi banjir berada di ruas jalan yang menghubungkan kawasan Jalan G Obos dan Jalan Yos Sudarso, tepatnya dari sekitar Masjid Al-Azhar hingga simpang G Obos. Air kerap menggenangi badan jalan hingga mengganggu arus lalu lintas.

Warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut karena dinilai membahayakan pengendara, terutama pada malam hari saat genangan sulit terlihat. Selain itu, banjir juga disebut menghambat aktivitas harian masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Baca Juga :  Siap Laksanakan Tugas, Polsek Sabangau Periksa Inventaris Penjagaan

Salah seorang warga, Men Gumpul, mengatakan permasalahan utama diduga berasal dari sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Ia menyebut banyak saluran air tersumbat sedimentasi, sampah, serta ditumbuhi rumput liar sehingga aliran air hujan tidak berjalan lancar.

“Setiap hujan lebat pasti banjir. Drainasenya banyak yang tertutup, air tidak mengalir. Kami mohon bantuan Pak Wali Kota dan Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya untuk segera turun tangan,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Menurut warga, genangan air tidak hanya berdampak pada pengguna jalan, tetapi juga mulai meresahkan lingkungan sekitar. Beberapa rumah warga dan fasilitas umum di sekitar lokasi disebut ikut terdampak luapan air saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  DPO Polsek Samarinda Kota Kembali Ditangkap Tim Gabungan di Palangka Raya

Selain berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas, kondisi tersebut juga dikhawatirkan mempercepat kerusakan badan jalan apabila terus dibiarkan tanpa penanganan serius.

Warga berharap Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan normalisasi dan pembersihan drainase di kawasan tersebut. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem saluran air juga dinilai perlu agar Jalan Galaxy tidak terus menjadi titik banjir setiap musim hujan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkot Palangka Raya terkait langkah penanganan yang akan dilakukan. (*/rls/tim/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page