Dengan Restorative Justice, Polsek Sebangau Tangani Kasus Pembunuhan Seekor Kucing Peliharaan 

- Reporter

Jumat, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || Polsek Sebangau jajaran Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng dengan sigap menangani kasus pembunuhan seekor kucing peliharaan yang terjadi di wilayahnya, yang sempat viral beredar di sosial media (sosmed).

Penanganan kasus itu pun dilakukan langsung oleh Kapolsek, Ipda Ali Mahfud bersama Kasat Reskrim, Kompol Ronny M. Nababan, yang berlangsung di Mapolsek Sebangau, Jalan Mahir Mahar Km. 16, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Hari Kamis (15/9/2022) kemarin siang.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kapolsek Sebangau pun membenarkan tentang adanya penanganan terhadap kasus pembunuhan seekor kucing peliharaan tersebut, yang dilakukan oleh kesatuannya dengan didampingi Satreskrim Polresta Palangka Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanganan terhadap kasus tersebut telah kami lakukan pada hari Kamis kemarin, yang berlangsung mulai dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB di Mapolsek Sebangau,” ungkap Kapolsek saat ditemui pada ruang kerjanya, Jumat (16/9/2022) pagi.

Ia menyampaikan, bahwa penanganan itu pun dilakukan dengan menghadirkan semua orang yang melakukan dan terlibat dalam kasus tersebut, beserta juga dengan pihak-pihak terkait lainnya.

“Para pelaku pun kami hadirkan dalam penanganan kasus tersebut, yang diketahui terjadi di kawasan Kelurahan Kalampangan pada Tanggal 13 September Tahun 2022, yakni sebanyak 6 (enam) orang pemuda dengan inisial MK, AS, THR, OV, F dan NS,” ucapnya.

“Beserta juga dengan pihak-pihak terkait lainnya, yaitu pihak keluarga para pelaku, perwakilan dari Rumah Singgah Agung Resti (RSAT) Palangka Raya dan sejumlah orang dari pihak tenaga pendidik,” lanjutnya.

Langkah Restorative Justice pun dilakukan oleh Kapolsek bersama Kasat Reskrim beserta personel untuk menangani hingga menyelesaikan kasus tersebut, yang merupakan cara alternatif untuk menyelesaikan suatu perkara dari tindak pidana.

“Langkah Restorative Justice pun kami ambil untuk menyelesaikan Kasus Pembunuhan Seekor Kucing Peliharaan, atas dasar persetujuan dari pihak pelapor maupun para pelaku untuk menyelesaikan perkara dengan cara damai atau kekeluargaan,” jelas Ipda Ali Mahfud.

Restorative Justice itu pun dilakukan dengan wujud mediasi, yang mana kemudian para pelaku pun mengakui bersalah atas perbuatan tersebut, serta mengungkapkan penyesalan dan permohonan maaf yang dituangkan secara tertulis dalam surat penyataan.

“Para pelaku telah mengakui kesalahannya serta memohon maaf atas perbuatan tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, selain itu juga bersedia untuk menerima dan menjalani hukuman sosial yang telah disepakati,” ungkap Ali.

“Hukuman sosial itu pun yakni memberi makan hewan kucing atau anjing jalanan yang ada di kawasan Kelurahan Kalampangan, yang kemudian wajib di dokumentasikan dan dilaporkan secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawabannya,” tambahnya.

Ali Mahfud pun menegaskan, keenam pelaku itu pun menyatakan diri untuk bersedia di tuntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku apabila kembali melakukan perbuatan tersebut.

“Apabila di kemudian hari para pelaku kembali mengulangi perbuatan tersebut maupun tindakan sejenis lainnya terhadap hewan peliharaan, maka mereka akan di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. (*/rls/hms/red).

Berita Lainnya

SBY Dukung Polri Dalam Penegakan Hukum Menjaga Situasi Kamtibmas di PT LAK
FORKOB Kalteng Memprediksi Ada 5 Calon Kuat yang Mampu Memimpin Untuk Kemajuan Kalteng
KNPI Gunung Mas Berbagi Berkah Bulan Ramadhan
Kali Pertama, PJ Bupati Pulpis Melaksanakan Sahur Bersama
Kandang Ayam Terbakar di Desa Sarigadung, Kerugian di Taksir Hingga 80 Juta
Sekretaris DP3AP2KB Pulang Pisau Terkesan Alergi Terhadap Wartawan
Pabrik PT. KPC Kebakaran di Kotawaringin Barat
Pangkalan Bun dan Sekitarnya Merasakan Efek Gempa Bumi di Laut Jawa
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Lainnya

Minggu, 14 April 2024 - 21:12 WIB

SBY Dukung Polri Dalam Penegakan Hukum Menjaga Situasi Kamtibmas di PT LAK

Kamis, 11 April 2024 - 18:25 WIB

FORKOB Kalteng Memprediksi Ada 5 Calon Kuat yang Mampu Memimpin Untuk Kemajuan Kalteng

Jumat, 5 April 2024 - 17:17 WIB

KNPI Gunung Mas Berbagi Berkah Bulan Ramadhan

Senin, 1 April 2024 - 05:51 WIB

Kali Pertama, PJ Bupati Pulpis Melaksanakan Sahur Bersama

Sabtu, 30 Maret 2024 - 11:43 WIB

Kandang Ayam Terbakar di Desa Sarigadung, Kerugian di Taksir Hingga 80 Juta

Selasa, 26 Maret 2024 - 13:01 WIB

Sekretaris DP3AP2KB Pulang Pisau Terkesan Alergi Terhadap Wartawan

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:25 WIB

Pabrik PT. KPC Kebakaran di Kotawaringin Barat

Jumat, 22 Maret 2024 - 16:42 WIB

Pangkalan Bun dan Sekitarnya Merasakan Efek Gempa Bumi di Laut Jawa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page