TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali

- Reporter

Kamis, 16 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | TNI dan Polri menggelar apel gelar pasukan terkait pengamanan event Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Niti Mandala Renon hari ini, Rabu (15/5/2024).

Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 mengatakan, apel gelar pasukan kali ini untuk  memastikan kesiapan personel TNI Polri dalam mengamankan WWF.

“Sebelum apel gelar pasukan ini kita rapat personel yang sifatnya detail, lalu ada Tactical Floor Game (TFG) dan Latihan Pra Operasi. Hari ini gelar pasukan mengecek kesiapan personel dan peralatan mengamankan acara,” kata Fadil.

Fadil mengatakan, sistem pengamanan yang dilakukan terpadu dengan semangat sinergis. Pada ring 1 akan dilakukan Paspampres, ring 2 TNI dan ring 3 akan dilakukan Polri dimana akan mengamankan tamu VIP beserta kegiatan lainnya di luar main event.

“Konsep ini biasa dilakukan dengan teman-teman TNI. TNI membentuk satgas dan kami menggelar Operasi Puri Agung,” katanya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, event WWF ini sangat penting karena membicarakan isu air. Menurutnya, isu air, pangan dan energi merupakan isu krusial untuk saat ini dimana dunia harus satu suara.

Nantinya ada 43 kepala negara yang direncanakan hadir. Kemudian 4 organisasi internasional dan 194 Menteri negara dan tentu dari menteri kabinet Indonesia maju.

“Polri melibatkan 5.791 personel dengan dilengkapi command center diharapkan lebih optimal pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fadil mengatakan, untuk jadwal kedatangan peserta dan tamu negara sudah ada. Nantinya sudah ada tim Walrolakir mengantar dari bandara menuju tempat registrasi dan akomodasi.

“Kepala negara tiba tanggal 18 ada tim yang menerima dan Polri dilibatkan sebagai petugas pengawal tamu VVIP. ring 3 melakukan pengamanan sterilisasi dimana nanti ada unit k9, polisi pariwisata, polisi obvit, sabhara yang bertugas memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Fadil mengatakan atas nama Kapolri dan Polri mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Bali atas dukungan dan pengertiannya selama penyelenggaraan WWF berjalan lancar dan aman.

Ia pun mengimbau agar tetap menjaga kondusivitas situasi selama penyelenggaraan WWF dan meminta maaf jika nanti adanya pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang sifatnya situasional.

“Kegiatan ini (WWF) kita tak mau mengganggu aktivitas wisata yang menjadi urat nadi ekonomi Bali. Kami ingin jadikan contoh ada event tak ada gangguan tapi ada dampak buat masyarakat,” katanya.

Ia pun menjelaskan, nantinya akan ada 17 ribu peserta yang akan hadir dalam WWF. Hal ini tentu berdampak pada perekonomian masyarakat Bali.

“Mudah-mudahan balancing keduanya antara perekonomian menggeliar dan isu air bisa membawa kesejahteraan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muhammad Khairil Lubis mengatakan, kegiatan KTT WWF ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya yang mana tahun ini Indonesia jadi tuan rumah.

Permasalahan air, katanya, tak terlepas dari isu global warming yang memang dari 15 tahun lalu dari zaman SBY presiden sudah mengingatkan dan memang sudah kita rasakan bahwasanya global warming itu nyata.

“Air kita sudah berkurang karena hutan kita sudah gundul, banjir akhirnya sering terjadi dengan longsor dan sebagainya,” ujarnya.

Dengan kehadiran beberapa kepala negara, ia berharap pembicaraan masalah air untuk kesejahteraan bagi masyarakat bisa terselesaikan.

Khairil menuturkan, kegiatan KTT ini sudah berkali-kali dilakukan di Bali. Ia pun bersyukur kepada masyarakat Bali yang memang sangat welcome untuk kegiatan ini.

“Dengan sistem keamanan yang TNI Polri lakukan yang udah ada pembagiannya dengan kekuatan alusista yang dikerahkan, kita berharap ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan kita tetap mengantisipasi adanya gangguan sekecil apapun,” ujarnya. (*/rls/hms/red).

Berita Lainnya

Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polda Kalteng
Usulan Pedagang Pasar di Kobar Masih Dikoordinasikan ke Pemprov dan Kemendagri
Sumur Bor Buatan Satgas TMMD ke-120 Kodim 0908/Bontang, Mulai Dinikmati Masyarakat
Komnas HAM Papua Apresiasi Rekrutmen Polri, Ini 3 Alasannya
Polri Perketat Pengamanan di Tiga Venue Utama WWF 2024
Promosi Forum UMKM Se-Borneo Kalimantan Gaungkan Kolaborasi di Bumi Borneo
Kegiatan Promosi UMKM Se-Borneo : Dorong Potensi Ekonomi Bengkayang di Kancah Internasional
Ciptakan Lingkungan Yang Asri dan Sehat, Satgas TMMD Ke – 120 Kodim 0908/Bontang Bersama Warga Bersihkan Pasar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Lainnya

Senin, 15 Juli 2024 - 18:25 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polda Kalteng

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:07 WIB

Usulan Pedagang Pasar di Kobar Masih Dikoordinasikan ke Pemprov dan Kemendagri

Kamis, 6 Juni 2024 - 03:06 WIB

Sumur Bor Buatan Satgas TMMD ke-120 Kodim 0908/Bontang, Mulai Dinikmati Masyarakat

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:42 WIB

Komnas HAM Papua Apresiasi Rekrutmen Polri, Ini 3 Alasannya

Senin, 20 Mei 2024 - 15:52 WIB

Polri Perketat Pengamanan di Tiga Venue Utama WWF 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:04 WIB

Promosi Forum UMKM Se-Borneo Kalimantan Gaungkan Kolaborasi di Bumi Borneo

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:04 WIB

Kegiatan Promosi UMKM Se-Borneo : Dorong Potensi Ekonomi Bengkayang di Kancah Internasional

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:35 WIB

TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Jaga Kondusifitas, Polsek Rakumpit Rangkul Warga Kelurahan Pager

Rabu, 17 Jul 2024 - 11:54 WIB