Tolong Perhatiannya Menteri Perhubungan, Harga Tiket Pesawat di Pangkalan Bun Sangat Mahal

- Reporter

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Masyarakat yang berpergian dari Pangkalan Bun ke Jakarta melalui jalur udara. Saat ini harus mengeluarkan biaya ticket pesawat terbang yang dinilai masyarakat pada umumnya sangat mahal. Pasalnya harga tiket bisa mencapai kurang lebih Rp 3.500.000.

Sebagaimana yang disampaikan, Tokoh Masyarakat dan Pengusaha Nasional H. Abdul Rasyid AS mengatakan bahwa perlu menjadi perhatian Pemerintah Pusat khususnya Menteri Perhubungan.

“Tolong Pak Menteri Perhubungan diperhatikan harga tiket disini sangat mahal dan juga sulit untuk mendapatkannya.” kata Abdul Rasyid, usai menghadiri kegiatan bedah buku di Lobi Hotel Mercure Pangkalan Bun, Selasa, 22 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian dia jelaskan bahwa dunia usaha di Kobar sangat bagus. Mulai dari sektor pertanian hingga perkebunan. Sehingga, banyak orang yang keluar masuk wilayah Pangkalan Bun.

“Sirkulasi penumpang baik orang yang datang dan berpergian di Pangkalan Bun sangat banyak sekali. Yang mana daerah ini merupakan daerah yang baru berkembang dan maju,” ujarnya.

Kendati demikian harga tiket sangat mahal dan juga masyarakat sulit untuk mendapatkannya.

“Kenyataannya tiket pesawat di sini langka dengan memboking beberapa minggu sebelum keberangkatan baru mendapatkan tiketnya. Dan juga harga tiket mahal, mencapai 3 juta lebih. Kalau kita bandingkan ke Singapura harga tiketnya tidak segitu padahal jarak tempuhnya lebih jauh,” tegas Abdul Rasyid.

Abdul Rasyid mengungkapkan, kondisi susah dan mahalnya harga tiket pesawat, diduga ada monopoli oleh salah satu penerbangan. Padahal sebelumnya, sudah banyak maskapai yang masuk di Pangkalan Bun.

“Sekarang hanya maskapai Nam Air dan Wings Air. Padahal daerah lain banyak penerbangan antar provinsi dan kabupaten dan beragam maskapai. Tapi di Kobar sangat minim maskapai penerbangan,” pungkasnya. (*/rls/rhd/red)

Berita Lainnya

Sumur Bor Buatan Satgas TMMD ke-120 Kodim 0908/Bontang, Mulai Dinikmati Masyarakat
Komnas HAM Papua Apresiasi Rekrutmen Polri, Ini 3 Alasannya
Polri Perketat Pengamanan di Tiga Venue Utama WWF 2024
Promosi Forum UMKM Se-Borneo Kalimantan Gaungkan Kolaborasi di Bumi Borneo
Kegiatan Promosi UMKM Se-Borneo : Dorong Potensi Ekonomi Bengkayang di Kancah Internasional
TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali
Ciptakan Lingkungan Yang Asri dan Sehat, Satgas TMMD Ke – 120 Kodim 0908/Bontang Bersama Warga Bersihkan Pasar
Peresmian Rencana Pembangunan Mako TNI AL di Kumai, Kabupaten Kobar
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Lainnya

Kamis, 6 Juni 2024 - 03:06 WIB

Sumur Bor Buatan Satgas TMMD ke-120 Kodim 0908/Bontang, Mulai Dinikmati Masyarakat

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:42 WIB

Komnas HAM Papua Apresiasi Rekrutmen Polri, Ini 3 Alasannya

Senin, 20 Mei 2024 - 15:52 WIB

Polri Perketat Pengamanan di Tiga Venue Utama WWF 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:04 WIB

Promosi Forum UMKM Se-Borneo Kalimantan Gaungkan Kolaborasi di Bumi Borneo

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:04 WIB

Kegiatan Promosi UMKM Se-Borneo : Dorong Potensi Ekonomi Bengkayang di Kancah Internasional

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:35 WIB

TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:10 WIB

Ciptakan Lingkungan Yang Asri dan Sehat, Satgas TMMD Ke – 120 Kodim 0908/Bontang Bersama Warga Bersihkan Pasar

Minggu, 12 Mei 2024 - 10:43 WIB

Peresmian Rencana Pembangunan Mako TNI AL di Kumai, Kabupaten Kobar

Berita Terbaru

LINTAS BERITA

Polsek Rakumpit Serahkan Hewan Qurban dari Polda Kalteng

Minggu, 16 Jun 2024 - 15:35 WIB