Kejari Pulpis Hadiri FGD Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat di Kalteng

- Reporter

Minggu, 24 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || PULANG PISAU – Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau Dr. Priyambudi S.H., M.H didampingi Chabib Sholeh, S.H Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, meghadiri Undangan FGD Kajian Hukum yang Hidup di Masyarakat Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang diadakan oleh KOMNAS PEREMPUAN (Jumat, 15/10/21) tersebut berlangsung di Hotel M Bahalap, Kota Palangka Raya, Kegiatan dilakukan dalam rangka memperoleh masukan terkait relevansi Hukum Adat dan Rancangan KUHP, diantaranya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparat Penegak Hukum (Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan), Akademisi, Ahli, dan Tokoh Adat yang ada di Kalimantan Tengah.

Kepada media ini Kajari Pulang Pisau Menututkan bahwa FGD tersebut membahas mengenai hukum adat yang seringkali kurang memperhatikan kepentingan perempuan, anak dan kelompok minoritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam 2 (dua) hari, yakni hari Jumat dan Sabtu tanggal 15 s/d 16 Oktober 2021 karena mengikutsertakan banyak stake holder terkait yang berasal dari Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan, dan Kota Palangka Raya” Terang Priyambudi

Selain itu Priyambudi menambahkan Diantaranya OPD, Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Universitas Palangka Raya, Damang, Mantir, dll.

Pantuan media di lapangan , Dalam sesi tanya jawab Kajari Pulang Pisau menegaskan bahwa Hukum Pidana adat bisa dijadikan sebagai sumber hukum Pemeriksaan.

“Hukum adat dapat menjadi sumber hukum positif dalam arti hukum pidana adat dapat menjadi dasar hukum pemeriksaan di Pengadilan dan juga sebagai sumber hukum negatif yaitu ketentuan-ketentuan hukum adat dapat menjadi alasan pembenar, alasan memperingan pidana atau memperberat pidana”. Tegas Kajari.

Ditambahkan Kajari bahwa sebagai APH, Kejaksaan tentunya harus dapat menjamin pelaksanaan proses penegakan hukum adat sebagaimana yang diamatkan undang-undang agar keberlakuan hukum adat dapat dijalankan sesuai dengan hukum adat yang berlaku di daerah hukum adat masing-masing demi mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum.

” Apabila tidak dapat diselesaikan secara hukum adat, maka kejaksaan dapat memproses berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” (Supri)

Berita Lainnya

Acara Ritual Nyabangk Ba’ Sawa Tahun 2024 di Dusun Semawing Desa Kamuh Kabupaten Bengkayang
Bupati Sebastianus Darwis Paparkan Visi Pembangunan Jangka Panjang
DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Bengkayang Tahun Anggaran 2023
Wahh Keren..!! Produk Unggulan Napi Kotabaru Mejeng di Kegiatan Expo Batam
Mabuk Gaduk Di Taman Sa Ijaan, 3 Warga Kotabaru di Gelandang Polisi
Polsek Pangkalan Banteng Door To Door Salurkan Bantuan Sosial
Lapas Kotabaru Di Guncang Kabar Tak Jelas. Kalapas Langsung Gelar Evaluasi Kerja
Grand Opening Guest Host Ratu Sentani Di resmikan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:29 WIB

Acara Ritual Nyabangk Ba’ Sawa Tahun 2024 di Dusun Semawing Desa Kamuh Kabupaten Bengkayang

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:45 WIB

Bupati Sebastianus Darwis Paparkan Visi Pembangunan Jangka Panjang

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:19 WIB

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Bengkayang Tahun Anggaran 2023

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:17 WIB

Wahh Keren..!! Produk Unggulan Napi Kotabaru Mejeng di Kegiatan Expo Batam

Kamis, 16 Mei 2024 - 16:41 WIB

Mabuk Gaduk Di Taman Sa Ijaan, 3 Warga Kotabaru di Gelandang Polisi

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:27 WIB

Polsek Pangkalan Banteng Door To Door Salurkan Bantuan Sosial

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:08 WIB

Lapas Kotabaru Di Guncang Kabar Tak Jelas. Kalapas Langsung Gelar Evaluasi Kerja

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:38 WIB

Grand Opening Guest Host Ratu Sentani Di resmikan

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Polsek Tewah Mendengarkan Keluhan Warga Dalam Program Minggu Kasih

Minggu, 19 Mei 2024 - 07:51 WIB

LINTAS POLRI

Kapolsek Sepang Dengarkan Keluhan Warga Dalam Acara Minggu Kasih

Minggu, 19 Mei 2024 - 06:52 WIB