Kasus Pedagang Dipukul Preman Jadi Tersangka Tak Profesional, Kanit Reskrim Dicopot

- Reporter

Rabu, 13 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN.CO || JAKARTA — Kadiv Humas Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan bahwa kasus yang viral pedagang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka telah dilakukan audit proses penyidikan. Hasilnya, penyidikan dinyatakan tidak profesional.

“Setelah dilakukan audit penyidikan. Berkaitan dengan kasus tersebut bahwa ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan. Sehingga per 12 Oktober 2021 Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot. Dicopot jabatannya oleh Kapolrestabes Medan,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, di Polri, Rabu (13/10).

Lebih lanjut Argo mengatakan, pemeriksaan masih terus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita (LG) dengan pria yang diduga sebagai preman (BS) pada 5 September 2021. Polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai.

BS juga melaporkan LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka.

Dalam surat panggilan terhadap LG, tertera jelas status tersangka terhadap LG. Surat itu menyebut LG sebagai tersangka dan dijerat pasal 170 subs pasal 351 ayat (1) KUHP. (SG)

 

Sumber HUMAS POLDA KALTENG

Berita Lainnya

Paska Viral di Medsos Ihwal Remaja Teler Kecubung, Polda Kalsel Langsung Ambil Sikap Tegas
Viral Mendem Kecubung. Kapolres Kotabaru Ingatkan Masyarakat Jangan Coba-Coba
Dandim 1011/Klk Terima Penghargaan PWI Pusat
Rood Race Sekala Nasional Bakal Berlangsung di Sirkut Megah Kotabaru
PDAM Tirta Arut Kobar Launching Bank Sampah Digital
Event Hayau Barait 9, Bupati Kotabaru Pakai Kendaraan Trail Bagikan Bansos di 17 Desa
Klinik Lapas Kotabaru Tuai Pujian Direktorat Jendral Perawatan dan Kesehatan Kemenkumham RI
Aturan Baru,Sekarang sekolah dibolehkan melakukan pemungutan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Lainnya

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:42 WIB

Paska Viral di Medsos Ihwal Remaja Teler Kecubung, Polda Kalsel Langsung Ambil Sikap Tegas

Minggu, 14 Juli 2024 - 06:43 WIB

Viral Mendem Kecubung. Kapolres Kotabaru Ingatkan Masyarakat Jangan Coba-Coba

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:25 WIB

Dandim 1011/Klk Terima Penghargaan PWI Pusat

Sabtu, 13 Juli 2024 - 05:24 WIB

Rood Race Sekala Nasional Bakal Berlangsung di Sirkut Megah Kotabaru

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:25 WIB

PDAM Tirta Arut Kobar Launching Bank Sampah Digital

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:25 WIB

Event Hayau Barait 9, Bupati Kotabaru Pakai Kendaraan Trail Bagikan Bansos di 17 Desa

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:14 WIB

Klinik Lapas Kotabaru Tuai Pujian Direktorat Jendral Perawatan dan Kesehatan Kemenkumham RI

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:08 WIB

Aturan Baru,Sekarang sekolah dibolehkan melakukan pemungutan

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Kapolsek Sabangau Hadiri Mediasi Pemortalan Pembangunan MAN IC

Senin, 15 Jul 2024 - 12:10 WIB

LINTAS POLRI

Polres Gunung Mas Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Telabang 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 08:23 WIB