Pemuda Amoral Jual Istri Siri untuk Judi dan Narkoba

- Reporter

Selasa, 21 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Seorang pemuda M (19) menjual istri sirinya yang merupakan korban masih berusia 16 tahun. Kedua pasangan ini terbilang melakukan perkawinan terlalu dini dan pria ini belum siap menafkahi istri sirinya. 

Dan gilanya tersangka pada saat korban melayani tamu, berada di sebelah kamar dalam barakan tersebut sambil menggunakan handset agar tidak mendengar. Dan uangnya juga digunakan tersangka buat judi slot serta membeli sabu.

Kejadian dua tindak pidana tersebut dilakukan di tempat yang sama di sebuah Kontrakan Jl. Ahmad Wongso. Untuk tindak pdana kekerasan seksual pada hari Selasa (14/11/2023) Skj. 13.00 WIB, Skj. 18.00 WIB, Skj. 19.00 WIB. Sedangkan tindak pidana KDRT dan/atau kekerasan kerhadap anak di bawah umur terjadi pada hari Rabu 15 November 2023 Skj. 12.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan awalnya korban dan tersangka memiliki hubungan yaitu pacaran, hingga akhirnya pada tahun 2021 korban hamil.  Kemudian pada Bulan September 2021 korban dan tersangka menikah secara siri di Sampit.  Kemudian korban mengalami keguguran. Saat berada di Sampit tersangka menyuruh korban untuk menjual dirinya melalui aplikasi Michat.

Seiring waktu berjalan tersangka merasa kurang puas dengan penghasilan yang didapati menjaja korban kepada laki-laki hidung belang.

“Sekitar Bulan Mei 2022 tersangka mengajak korban untuk pindah ke Pangkalan Bun karena menurut keterangan tersangka tarif di Pangkalan Bun lebih besar dibandingkan di Sampit, yaitu kalau di Sampit tarif kisaran Rp 350.000 sedangkan di Pangkalan Bun berkisar Rp. 400.000,” kata AKBP Bayu Wicaksono saat Press Comprence, Selasa 21 November 2023.

Kapolres menjelaskan, sesampainya di Pangkalan Bun tersangka langsung menyuruh korban untuk mencari pelanggan/tamu melalui aplikasi Michat. Dan saat itu korban langsung mendapatkan pelanggan yang terjadi sekitar jam 20.00 WIB di sebuah Hotel Jalan Pakunegara, Pangkalan Bun.

“Setiap hari tersangka menyuruh korban untuk menjual dirinya dengan alasan untuk kebutuhan sehari-hari. Di antaranya untuk membeli makan, bermain slot dan juga tersangka membeli sabu. Apabila korban menolak maka tersangka akan marah dan melakukan kekerasan terhadap korban,” ungkap AKBP Bayu Wicaksono.

Selanjutnya tersangka dan korban mengontrak Barakan di Jl. Ahmad Wongso. Kemudian di kontrakan tersebut korban dipaksa oleh tersangka untuk melayani laki-laki lain untuk berhubungan badan.

“Tersangka pada saat korban melayani tamu, berada di sebelah kamar dalam barakan tersebut sambil menggunakan handset,” terang Kapolres Kobar.

Setelah itu si hidung belang memberikan uang kepada korban akan tetapi uang tersebut diminta oleh tersangka. Selain itu ada pelanggan membayar melalui Aplikasi dana dan aplikasi Gopay milik tersangka. Adapun tarif korban sebesar Rp 350.000 hingga Rp. 400.000.

“Karena tidak tahan, akhirnya korban pulang ke Sampit dan bercerita kepada orang tuanya, mendengar keadaan tersebut orang tua korban tidak terima. Kemudian melaporkan kejadian yang dialami oleh korban ke Polres Kobar,” kata AKBP Bayu Wicaksono.

Adapun barang bukti yang diamankan 1 (Satu) Unit Handphone merk Samsung warna hitam metalic. 1 (Satu) Unit Handphone merk Iphone XR warna biru muda.

“Akibat perbuatan tersangka dijerat dengan pasal12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual atau pasal 44 ayat 1 undang-undang 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau pasal 80 ayat 1 undang-undang nomor 14 tentang perubahan kedua tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (*/rls/rhd/red)

Berita Lainnya

Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Alkes RSUD Jaraga Sasameh Buntok Diserahkan Polres Barsel Ke Kejaksaan Negeri
Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet AR, Di Amankan Polsek Manuhing
Polres Kobar Ciduk Dua Penjual Narkotika
Ungkap Kasus Anirat, Kapolresta Palangka Raya: Pelaku Dendam Karena Dua Kali Dihukum Akibat Langgar Aturan
Polsek Pahandut dan Tim Inafis Datangi TKP Gantung Diri di Jalan Dr. Murjani Gg. Sari 45
Hutang Rp10,2 Miliar Belum Dibayar, Tim Kuasa Hukum CV BMD Kecewa Karena Dipermainkan Pihak PT Borneo Prima
Insiden 2 Kapal Terbakar di Barsel, 3 ABK Luka Bakar dan 2 Orang Ditemukan Meninggal Dunia
Belum Sempat Transaksi Jual Sabu Pria Desa Pahawan Ditangkap Polisi
Berita ini 196 kali dibaca

Berita Lainnya

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:19 WIB

Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Alkes RSUD Jaraga Sasameh Buntok Diserahkan Polres Barsel Ke Kejaksaan Negeri

Jumat, 17 Mei 2024 - 07:30 WIB

Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet AR, Di Amankan Polsek Manuhing

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:01 WIB

Polres Kobar Ciduk Dua Penjual Narkotika

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:25 WIB

Ungkap Kasus Anirat, Kapolresta Palangka Raya: Pelaku Dendam Karena Dua Kali Dihukum Akibat Langgar Aturan

Kamis, 16 Mei 2024 - 08:58 WIB

Polsek Pahandut dan Tim Inafis Datangi TKP Gantung Diri di Jalan Dr. Murjani Gg. Sari 45

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:48 WIB

Hutang Rp10,2 Miliar Belum Dibayar, Tim Kuasa Hukum CV BMD Kecewa Karena Dipermainkan Pihak PT Borneo Prima

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:37 WIB

Insiden 2 Kapal Terbakar di Barsel, 3 ABK Luka Bakar dan 2 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:27 WIB

Belum Sempat Transaksi Jual Sabu Pria Desa Pahawan Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Peserta Latsitarda Bersama Warga Lakukan Pembersihan Parit

Rabu, 22 Mei 2024 - 06:22 WIB