Partisipatif Pengawasan Kampanye Pemilu Tahun 2024

- Reporter

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang melakukan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif, dengan mengusung tema “pengawasan kampanye pemilu tahun 2024,” Jumat (10/11/2023).

Hadir pada acara tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Kalbar, Anggota KPU Bengkayang, Anggota Bawaslu dan Staf, Media Massa, LO Partai Politik, Tokoh Pemuda dan dinas terkait.

Anggota Bawaslu yang juga Kardiv Pencegahan Parmas dan Humas, Bawaslu Provinsi Kalbar, Yosef Harry Suyadi menyatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk memproteksi kerawanan Pemilu dan potensi kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yosef Harry Suyadi juga menjelaskan, potensi kerawanan pemilu di tahun 2024 ini tentu akan berbeda dengan pemilu sebelumnya di tahun 2019. Sehingga, pengawasan partisipatif kampanye pemilu di semua Panwascam tingkat kecamatan harus ditingkatkan.

“Kampanye untuk tahun 2024 ini waktunya lebih singkat dibanding waktu kampanye di tahun 2019. Sehingga pengawasan juga harus benar-benar dilakukan, dan begitu juga partai politik harus pandai-pandai manfaatkan waktu yang ada,” ucapnya, di pembukaan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif.

Harry juga memaparkan, bahwa Bawaslu Kalbar sudah mengeluarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pemilu 2024, Kalbar masuk 6 besar IKP politisasi SARA di Indonesia, dan masuk 8 besar isu strategis di media sosial. Dan untuk Bengkayang hingga saat ini masih aman terkendali dan belum ditemukan kerawanan pemilu.

“Politisasi SARA di Kabupaten Bengkayang masih belum ditemukan, dan tidak masuk 10 besar Kalbar, yang justru masuk itu Kabupaten Sekadau, masuk 4 besar kerawanan pemilu,” ucapnya.

Oleh karena itu kata Harry, dengan tidak adanya atau belum ditemukan kerawanan di Bengkayang pengawasan dan pencegahan harus lebih masif dilakukan. Sehingga pemilu 2024 tetap terkendali dan aman.

“Belum masuk dalam IKP bukan berati tidak ada potensi, karena itulah kita berupaya untuk meredam dan mencegah terjadinya kerawanan dan kecurangan yang bisa saja terjadi,” kata Harry.

Untuk mencegah terjadinya kecurangan pada pemilu 2024, Harry meminta agar Bawaslu dan panwascam untuk meningkatkan pola pencegahan dan membangun sinergitas antar pihak untuk memaksimalkan pengawasan di setiap tingkatan.

Selain itu, pengawasan juga harus dilakukan di media sosial terkait dengan isu-isu krusial, sebab medsos menjadi media yang lebih masif dalam penyebaran konten hoax yang dapat menimbulkan sengketa dan ujaran kebencian.

“Untuk memfilter hal tersebut (penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian) Bawaslu sudah bekerjasama dengan Kominfo, Cyber Crime Kepolisian, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Dan itu nanti dibangun sampai ketingkat kabupaten,” tutur Harry.

Mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang ini berharap, pencegahan dan pengawasan terkait potensi kerawanan yang terjadi lebih dioptimalkan dengan berbagai langkah, salah satunya bisa melalui konten-konten edukasi melawan isu hoax.

“Ini bisa dibuat oleh kawan-kawan Bawaslu untuk cegah buzzer Hoax di medsos. Inilah langkah kita minimalisir potensi kerawanan pemilu,” tegasnya. (*/rls/ra/red).

Berita Lainnya

Polsek Rakumpit Serahkan Hewan Qurban dari Polda Kalteng
Berkah Idul Adha, KUD Gajah Mada Salurkan 17 Sapi Kurban ke Desa Mitra dan Binaannya
Tuai Berkah di Hari Raya Idul Adha, PT Indocement Tarjun Serahkan Hewan Qurban ke Wartawan Kotabaru
Gubernur Sugianto Sabran Secara Serentak Serahkan Hewan Kurban di Kalteng
Kapolri Beri Dua Anggotanya Pin Emas Atas Prestasi Saat Pendidikan di UEA
Genderang Pilkada Sudah Di Tabuh, Ian Kasella Hentak Panggung Siring Laut Kotabaru
Praktisi Hukum Suriansyah Halim , Bagi Penjual Ternak Gelonggongan Dapat Dipidana
Perdana Tampilkan Karya Napi di Pameran Expo Manjulang, Stand Lapas Kotabaru Sabet Predikat Terbaik
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Lainnya

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:35 WIB

Polsek Rakumpit Serahkan Hewan Qurban dari Polda Kalteng

Minggu, 16 Juni 2024 - 14:38 WIB

Berkah Idul Adha, KUD Gajah Mada Salurkan 17 Sapi Kurban ke Desa Mitra dan Binaannya

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:30 WIB

Gubernur Sugianto Sabran Secara Serentak Serahkan Hewan Kurban di Kalteng

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:40 WIB

Kapolri Beri Dua Anggotanya Pin Emas Atas Prestasi Saat Pendidikan di UEA

Minggu, 16 Juni 2024 - 06:33 WIB

Genderang Pilkada Sudah Di Tabuh, Ian Kasella Hentak Panggung Siring Laut Kotabaru

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:01 WIB

Praktisi Hukum Suriansyah Halim , Bagi Penjual Ternak Gelonggongan Dapat Dipidana

Kamis, 13 Juni 2024 - 05:19 WIB

Perdana Tampilkan Karya Napi di Pameran Expo Manjulang, Stand Lapas Kotabaru Sabet Predikat Terbaik

Selasa, 11 Juni 2024 - 06:00 WIB

Tewasnya Pekerja di Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru Ternyata Masih di Usut Polisi

Berita Terbaru

LINTAS BERITA

Polsek Rakumpit Serahkan Hewan Qurban dari Polda Kalteng

Minggu, 16 Jun 2024 - 15:35 WIB