Mahasiswa Pangkalan Bun Diduga Edarkan Uang Palsu

- Reporter

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Seorang mahasiswa diamankan Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar) diduga pelaku ST melakukan tindak pidana peredaran uang palsu.

Kejadian di Toko Aksesoris Handphone Feta Grosir Aksesoris beralamat di Jalan Ahmad Wongso, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Provinsi Kalimantan Tengah. Pada hari Senin (16/10/2023) Sekitar Jam 21.48 WIB.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan bahwa tersangka ST mentransaksikan uang palsu sebesar Rp.900.000,- kepada korban yang merupakan karyawan toko. Dengan rincian Senilai Rp. 850.000,- untuk pembayaran transfer non tunai via Sea Bank dengan nomor rekening tujuan Bank BCA 8585258021 atas nama Salas Tino. Dan membayar biaya admin pengiriman Sea Bank Rp.10.000,- serta membeli casing Handphone merk IPhone XR sebesar Rp.40.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dibayarkan memakai uang palsu ini korban merasa curiga karena uangnya terasa lebih tebal dan saat hendak menanyakan ke aslian uang tersebut kepada tersangka, saat itu langsung melarikan diri,” kata AKBP Bayu Wicaksono, Jumat 20 Oktober 2023.

Kemudian dia jelaskan, karyawan toko ini mengecek uang tersebut dengan alat cek uang yang tersedia di toko tersebut.

“Setelah dicek uang Rp.900.000 ini ternyata palsu karena disorot alat tersebut tembus warna dari sinar UV. Kemudian korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kobar,” kata Bayu Wicaksono.

Menurut Kapolres bahwa uang diduga palsu yang ditransaksikan di toko tersebut oleh tersangka membeli dari Marketplace Shoope pada tanggal (12/10/2023), yang berjumlah Rp.1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) dibelinya seharga Rp.160.000. (Seratus Enam Puluh Ribu Rupiah).

“Setelah itu uang palsu yang dipesannya ini datang pada (16/10/ 2023)” jelas dia.

Namun sebelumnya dari pengakuan tersangka bahwa ada membeli uang yang diduga palsu dari Marketplace Shoope sekitar Bulan September 2023 yang lalu.

“Uang rupiah palsu yang dibeli saat itu senilai Rp.500.000 dengan pecahan Rp.50.000,- seharga Rp.120.000, yang sudah dibelanjakan oleh tersangka di daerah Desa Despot, Kecamatan Kotawaringin Lama. Jadi tersangka ini dua kali membeli yang diduga uang palsu tersebut,” kata Kapolres.

Adapun Barang bukti yang diamankan pihaknya antara lain : 9 (Sembilan) lembar uang rupiah yang diduga palsu dengan pecahan Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) dengan nomor Seri yang sama untuk keseluruhan uang diduga palsu tersebut dengan Nomor Seri BEF 751484. 1 (Satu) buah Handphone merk IPhone XR 64 GB warna hitam. 1 (Satu) buah casing handphone merk IPhone XR warna hitam 1 (Satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam tanpa No Pol. 1 (Satu) lembar struck bukti transfer Sea bank dengan jumlah transter sebesar Rp 850.000,- (Delapan Ratus Ribu Lima Puluh Ribu Rupiah).

“Tersangka disangkakan Pasal 36 ayat (3) Jo Pasal 26 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang atau Pasal 245 KUH Pidana. Dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun dan denda 500 Miliar serta paling lama 12 tahun,” kata Bayu Wicaksono.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono menghimbau kepada masyarakat bahwa berhati-hati apabila ada modus yang sama.

“Jangan tergiur dengan penawaran – penawaran uang palsu yang nantinya malah terlibat permasalahan hukum seperti yang dialami oleh pelaku ini,” pungkasnya. (*/rls/rhd/red)

Berita Lainnya

Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Alkes RSUD Jaraga Sasameh Buntok Diserahkan Polres Barsel Ke Kejaksaan Negeri
Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet AR, Di Amankan Polsek Manuhing
Polres Kobar Ciduk Dua Penjual Narkotika
Ungkap Kasus Anirat, Kapolresta Palangka Raya: Pelaku Dendam Karena Dua Kali Dihukum Akibat Langgar Aturan
Polsek Pahandut dan Tim Inafis Datangi TKP Gantung Diri di Jalan Dr. Murjani Gg. Sari 45
Hutang Rp10,2 Miliar Belum Dibayar, Tim Kuasa Hukum CV BMD Kecewa Karena Dipermainkan Pihak PT Borneo Prima
Insiden 2 Kapal Terbakar di Barsel, 3 ABK Luka Bakar dan 2 Orang Ditemukan Meninggal Dunia
Belum Sempat Transaksi Jual Sabu Pria Desa Pahawan Ditangkap Polisi
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Lainnya

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:19 WIB

Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Alkes RSUD Jaraga Sasameh Buntok Diserahkan Polres Barsel Ke Kejaksaan Negeri

Jumat, 17 Mei 2024 - 07:30 WIB

Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet AR, Di Amankan Polsek Manuhing

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:01 WIB

Polres Kobar Ciduk Dua Penjual Narkotika

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:25 WIB

Ungkap Kasus Anirat, Kapolresta Palangka Raya: Pelaku Dendam Karena Dua Kali Dihukum Akibat Langgar Aturan

Kamis, 16 Mei 2024 - 08:58 WIB

Polsek Pahandut dan Tim Inafis Datangi TKP Gantung Diri di Jalan Dr. Murjani Gg. Sari 45

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:48 WIB

Hutang Rp10,2 Miliar Belum Dibayar, Tim Kuasa Hukum CV BMD Kecewa Karena Dipermainkan Pihak PT Borneo Prima

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:37 WIB

Insiden 2 Kapal Terbakar di Barsel, 3 ABK Luka Bakar dan 2 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:27 WIB

Belum Sempat Transaksi Jual Sabu Pria Desa Pahawan Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

LINTAS BERITA

Polsek Tewah Bersinergi Dengan Koramil 03 Tingkatkan Patroli Kamtibmas

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:12 WIB