Polres Kobar Gagalkan Pelaku Diduga Kirim Kayu Illegal

- Reporter

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || Satreskrim Polres Kotawaringin Barat berhasil mengungkap dan menggagalkan penyelundupan kayu diduga ilegal sebanyak puluhan meter kubik serta mengamankan dua orang tersangka.

Kabagops Polres Kobar AKP Rendra Aditya Dhani didampingi Kasatreskrim mengatakan bahwa kayu dengan jenis Bengkirai yang tidak memiliki izin sah, akan dikirim ke Pulau Jawa.

“Kayu tersebut diangkut menggunakan Truk Fuso dan rencananya akan dibawa ke Pulau Jawa dengan menggunakan kapal laut/kapal ferry,” kata Rendra, dalam pers release gelar perkara di Mako Polres Kobar, Kamis, (27/10/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya pengungkapan perkara tindak pidana pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan tersebut, berada di Jalan Ahmad Yani, Desa Sungai Melawen, Kecamatan Pangkalan Lada, Sabtu, 22 Oktober 2022, sekitar pukul 11.00 WIB.

Tersangka KA memperoleh kayu jenis Bengkirai, sebelumnya membeli dari masyarakat Kabupaten Lamandau, kemudian kayu tersebut diangkut dan dikumpulkan di wilayah Pangkalan Lada.

Setelah kayu tersebut terkumpul, kemudian kayu tersebut dimuat ataU diangkut dengan menggunakan truk Tronton merk Nissan warna Biru.dengan Nopol B 9372 WW, dengan sopir yaitu atas nama tersangka AP.

Kayu sebanyak kurang lebih 21 M3, sesuai dokumen SKSHH (surat keterangan sah hasil hutan kayu) yang di peroleh dari CV. Generasi Mantikei Unit, Kabupaten Katingan, namun Dokumen tersebut tidak sesuai atau tidak sah dengan asal-usulnya kayu tersebut.

Pelaku dijerat Pasal 83 Ayat (1) Huruf “b” Jo pasal 12 huruf “e” Undang – Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Setiap orang dilarang mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan, diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun, dan paling lama 5 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp. 500 juta rupiah dan paling banyak Rp. 2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah),” pungkasnya.
(*/rls/rhd/red)

Berita Lainnya

Hakim Vonis Bebas Tiga Terdakwa Pembukaan Lahan Sawit di Kawasan Hutan
Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Ringkus Terduga Pengedar Ekstasi
Polres Barsel Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana Curanmor
Oknum Anggota Polisi Polda Kalteng Diamankan, Diduga Atas Kepemilikan Sabu 81,50 Gram
Miliki 13 Paket Diduga Sabu, Seorang Wanita Diamankan Satresnarkoba Polresta Palangka Raya
Pria Paruh Baya Diamankan Polresta Palangka Raya Akibat Lakukan Pelecehan Seksual
Tersangka Pembawa Senjata Api Rakitan Ditangkap di Polsek Rungan
Kedapatan Membawa Senjata Api Rakitan Dan Narkoba  , Tersangka CN Ditangkap Personil Polsek Ringan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Lainnya

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:46 WIB

Hakim Vonis Bebas Tiga Terdakwa Pembukaan Lahan Sawit di Kawasan Hutan

Senin, 10 Juni 2024 - 10:24 WIB

Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Ringkus Terduga Pengedar Ekstasi

Jumat, 7 Juni 2024 - 07:51 WIB

Polres Barsel Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana Curanmor

Kamis, 6 Juni 2024 - 17:26 WIB

Oknum Anggota Polisi Polda Kalteng Diamankan, Diduga Atas Kepemilikan Sabu 81,50 Gram

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:34 WIB

Miliki 13 Paket Diduga Sabu, Seorang Wanita Diamankan Satresnarkoba Polresta Palangka Raya

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:31 WIB

Pria Paruh Baya Diamankan Polresta Palangka Raya Akibat Lakukan Pelecehan Seksual

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:11 WIB

Tersangka Pembawa Senjata Api Rakitan Ditangkap di Polsek Rungan

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:03 WIB

Kedapatan Membawa Senjata Api Rakitan Dan Narkoba  , Tersangka CN Ditangkap Personil Polsek Ringan

Berita Terbaru

LINTAS BERITA

Polsek Rakumpit Serahkan Hewan Qurban dari Polda Kalteng

Minggu, 16 Jun 2024 - 15:35 WIB