AUDIT BPK KELIRU…!!! Royanto Simanjuntak: Minta Kliennya Dibebaskan

- Reporter

Senin, 20 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || Sidang Nota pembelaan atau pledoi Mantan Kepala Desa Hanjak Maju, kabupaten Pulang pisau, Teras, digelar pada Pengadilan Tipikor Palangka Raya. Senin, 20 Desember 2021

Dalam persidangan yang dipimpin oleh majelis Hakim Erhammudin terdakwa melalui Kuasa Hukumnya Royanto Simanjuntak didampingi Nugraha Kalisa Marsetio saat membacakan nota pembelaan, meminta terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Kuasa Hukum terdakwa menilai bahwa audit yang dilakukan oleh BPKP tidak sah, karena dalam perhitungannya tidak memperhatikan pembayaran pajak yang dilakukan oleh perangkat Desa dan juga Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak terungkap dalam persidangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Versi Kami penasehat hukum bahwa Audit BPKP untuk menentukan kerugian negara itu tidak riil, karena tidak menghitung pembayaran pajak yang sudah dibayarkan oleh perangkat desa khususnya bendahara, terkait pajak 12 persen,” ucap Royanto.

Roy menerangkan, ketika unsur yang menetapkan kerugian negara tersebut tidak valid, sehingga surat dakwaan yang didakwakan kepada Teras tidak terbukti secara sah.

“Jadi ketika unsur tidak valid,
Versi kami bahwa Dakwaan tersebut dinyatakan tidak terbukti secara sah, pada intinya kami meminta terdakwa dibebaskan,” ujarnya

Sementara itu, Nugraha Kalisa Marsetio selaku menambahkan,bahwa perhitungan kerugian negara berdasarkan audit oleh BPKP perhitungan fisik yang terungkap di persidangan adalah berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Tetapi RAB tersebut tidak pernah terungkap di persidangan, inilah yang menjadi dasar kami bahwa perhitungan fisik oleh ahli tersebut dan kami meminta terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan,” jelasnya

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Teras pidana penjara selama 5 tahun dan 2 bulan , pidana denda 250 juta subsider 6 bulan penjara.

Selain itu, Jaksa juga menuntut pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp. 239.739.300 subsider 2 tahun dan 6 bulan penjara.

Diketahui, Teras Didakwa telah melakukan tindak pidana Korupsi penyelewengan Dana Desa Hanjak Maju pada tahun 2019. Ia didakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp. 269.739.300. (*/rls/dyt/red)

Berita Lainnya

Acara Ritual Nyabangk Ba’ Sawa Tahun 2024 di Dusun Semawing Desa Kamuh Kabupaten Bengkayang
Bupati Sebastianus Darwis Paparkan Visi Pembangunan Jangka Panjang
DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Bengkayang Tahun Anggaran 2023
Wahh Keren..!! Produk Unggulan Napi Kotabaru Mejeng di Kegiatan Expo Batam
Mabuk Gaduk Di Taman Sa Ijaan, 3 Warga Kotabaru di Gelandang Polisi
Polsek Pangkalan Banteng Door To Door Salurkan Bantuan Sosial
Lapas Kotabaru Di Guncang Kabar Tak Jelas. Kalapas Langsung Gelar Evaluasi Kerja
Grand Opening Guest Host Ratu Sentani Di resmikan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:29 WIB

Acara Ritual Nyabangk Ba’ Sawa Tahun 2024 di Dusun Semawing Desa Kamuh Kabupaten Bengkayang

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:45 WIB

Bupati Sebastianus Darwis Paparkan Visi Pembangunan Jangka Panjang

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:19 WIB

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Bengkayang Tahun Anggaran 2023

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:17 WIB

Wahh Keren..!! Produk Unggulan Napi Kotabaru Mejeng di Kegiatan Expo Batam

Kamis, 16 Mei 2024 - 16:41 WIB

Mabuk Gaduk Di Taman Sa Ijaan, 3 Warga Kotabaru di Gelandang Polisi

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:27 WIB

Polsek Pangkalan Banteng Door To Door Salurkan Bantuan Sosial

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:08 WIB

Lapas Kotabaru Di Guncang Kabar Tak Jelas. Kalapas Langsung Gelar Evaluasi Kerja

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:38 WIB

Grand Opening Guest Host Ratu Sentani Di resmikan

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Polsek Tewah Mendengarkan Keluhan Warga Dalam Program Minggu Kasih

Minggu, 19 Mei 2024 - 07:51 WIB

LINTAS POLRI

Kapolsek Sepang Dengarkan Keluhan Warga Dalam Acara Minggu Kasih

Minggu, 19 Mei 2024 - 06:52 WIB