Terkait Sengketa Tanah Antara Men Gumpul VS HKBP, Masih Belum Temukan Titik Terang

- Reporter

Rabu, 17 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA || Kelurahan Bukit Tunggal melakukan mediasi terkait sengketa Tanah di Jalan Badak seluas 2400 meter persegi. Kedua belah pihak Gideon dan Agus bersama pendamping mereka, Men Gumpul dan pihak pengurus HKBP Letare.

Dalam mediasi yang dipimpin oleh Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor, kedua belah pihak masih belum menemukan adanya titik terang adanya kesepakatan terkait dengan penyelesaian tanah tersebut.

Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor mengatakan, pihaknya melakukan mediasi mencari pertengahan dan menyarankan kedua belah pihak saling berkoordinasi terkait dengan tali asih tersebut nanti jika ada kesepakatan baru dilaporkan ke kelurahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari mediasi ini kami mengharapkan ada benang merah dimana asa tali asih, ganti rugi atau ada kesepakatan pada harga sehingga masalah tersebut selesai dan tidak berlarut-larut,” ucap Subhan Noor usai mediasi berakhir.

Sementara itu, Men Gumpul selaku perwakilan Gideon dan Agus mengatakan pihaknya selalu proaktif dimana sudah tiga kali melakukan mediasi namun belum menemukan titik temu.

“Sampai sekarang masih belum menemukan penyelesaian terkait Tanah tersebut, ini yang keempat kalinya kita bermohon untuk melakukan mediasi,” ucapnya.

Men Gumpul mengatakan pihaknya sangat keberatan saat permasalahan sengketa tanah tersebut pihaknya dituding menghalangi orang beribadah.

“Kemarin kami datang ke lokasi tersebut hanya melakukan pemasangan spanduk, dan patok batas di empat sudut tanah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan hal lainnya juga terkait dengan patok dan spanduk tersebut dicabut.Menurutnya pihaknya mempunyai dasar yang jelas dimana mempunyai surat garap atas nama Kursiani Tilik tahun 1983 yang ditingkatkan ke SKT tahun 2007.

Dalam surat garap tersebut tanah yang dimiliki oleh Gideon berasal dari Apriawan, dengan ukuran 20×60. Sedangkan kepunyaan Agus Anton berasal dari Alpiun Hendri yang tercatat dalam surat garap.

“Apriawan tidak ada namanya karena menerima surat hibah dari Kursiani Tilik,” ujar Gumpul.

Gumpul menyebutkan, pihaknya punya legalitas, pihaknya menguasai tanah tersebut mulai dari penggarapan, dibeli tahun 2007 dan sampai tahun 2013 tidak pernah bermasalah.

“Yang sangat disayangikan klaim ini sampai menyeberang ke jalan badak XXII, dimana seharusnya batas tanah tersebut seharusnya bersebrangan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Gumpul, sertifikat bukanlah satu-satunya kebenaran kepemilikan tanah, warkah kepunyaan pengurus HKBP Letare tersebut berdasarkan SK walikota pada tahun 1996.

“Sk Walikota ini menindih surat garap, ini yang kita pertanyakan, harusnya di forum mediasi ini dihadirkan orangnya,” ucap Gumpul dengan nada tegas.

Kami tetap membuka diri, jika ingin memiliki tanah tersebut berapa mereka melakukan ganti rugi, atau tali asih yang wajar-wajar.

“Jangan seperti tadi kita minta 150 juta per kapleng dan mereka hanya menawarkan 20 juta untuk semuanya, ini yang tidak rasional menurut kami,” tegasnya.

Sementara itu Darwin Manurung pendeta, selaku pihak pengurus HKBP Letare saat usai mediasi menolak untuk berkomentar

“Saya No Coment dulu, masih belum mempelajari titik masalahnya seperti apa,” ucapnya singkat.(*/rls/dyat)

Berita Lainnya

Haul Datu Kalampayan Kembali Akan di Gelar di Kediaman Guru Pantai, Pria Asal Tanbu ini Takjub Melihat Warga Pantai Ketika Menyambut Tamu
Wisatawan Tumplek Blek di Goa Lowo Tegal Rejo
Launching Mukhtarudin (MTR) Productions di Pantai Kubu Kobar Kalimantan Tengah
Wisata Andalan di Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Tersedia Villa, Begini Cara Pesannya
Penuh Kreasi, Anggota DPRD Kotabaru Apresiasi Lomba Takbir Keliling di Pelosok Desa Bumi Asih
Tak Kalah Meriah, Takbir Keliling Penuh Kreasi ada di Pelosok Desa Bumi Asih
Pj. Bupati Bersama Kapolres Kobar Cek Pospam Lebaran
Anggota DPR RI Sekaligus Sekretaris Pembentuk Kabupaten Tanah Bumbu H. Syamsul Bahri Hadiri Peringatan Hari Jadi Tanah Bumbu yang ke 21
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Lainnya

Selasa, 16 April 2024 - 09:41 WIB

Haul Datu Kalampayan Kembali Akan di Gelar di Kediaman Guru Pantai, Pria Asal Tanbu ini Takjub Melihat Warga Pantai Ketika Menyambut Tamu

Senin, 15 April 2024 - 07:06 WIB

Wisatawan Tumplek Blek di Goa Lowo Tegal Rejo

Sabtu, 13 April 2024 - 21:31 WIB

Launching Mukhtarudin (MTR) Productions di Pantai Kubu Kobar Kalimantan Tengah

Kamis, 11 April 2024 - 19:06 WIB

Wisata Andalan di Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Tersedia Villa, Begini Cara Pesannya

Selasa, 9 April 2024 - 19:03 WIB

Penuh Kreasi, Anggota DPRD Kotabaru Apresiasi Lomba Takbir Keliling di Pelosok Desa Bumi Asih

Selasa, 9 April 2024 - 18:13 WIB

Tak Kalah Meriah, Takbir Keliling Penuh Kreasi ada di Pelosok Desa Bumi Asih

Selasa, 9 April 2024 - 17:33 WIB

Pj. Bupati Bersama Kapolres Kobar Cek Pospam Lebaran

Selasa, 9 April 2024 - 16:57 WIB

Anggota DPR RI Sekaligus Sekretaris Pembentuk Kabupaten Tanah Bumbu H. Syamsul Bahri Hadiri Peringatan Hari Jadi Tanah Bumbu yang ke 21

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page