TERKAIT PINJOL ILLEGAL! 14 Karyawam PT SRD Ditetapkan Sebagai Saksi

- Reporter

Kamis, 21 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO || PONTIANAK — Polda Kalimantan Barat hingga kini masih terus melakukan pengembangan terkait kasus penggerebekan PT. Sumber Rejeki Digital (SRD) yang diduga sebagai tempat praktik Pinjaman Online (Pinjol) ilegal di Kota Pontianak.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Polda Kalbar menggerebek sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai perusahaan Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go dalam keterangan tertulis menjelaskan, perkembangan hasil pemeriksaan bahwa PT. SRD tidak menyelenggarakan pinjaman online melainkan lebih fokus melaksanakan Desk Collection (Descoll).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Desk Collection itu hampir sama seperti Debt Collector, di dunia nyata disebutnya Debt Collector, kalau di dunia maya disebutnya Desk Collection,” ungkapnya, pada Selasa (19/10).

Tugas mereka lanjut Kabid Humas Polda Kalbar, melakukan penagihan terhadap nasabah yang bekerjasama atau melakukan peminjaman dengan 14 aplikasi pinjol yang posisinya tidak berada di Pontianak. Sehingga ada 22.530 orang yang menjadi nasabah di perusahaan tersebut.

“Setelah kita telusuri ternyata 14 aplikasi pinjaman online ini memang tidak memiliki izin yang sah, minimal memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” jelas Donny.

Jumlah personil di perusahaan ini beserta pimpinannya sebanyak 65 orang, kemarin yang kita amankan baru 14 orang dengan berbagai posisi masing-masing.

“Sebelum bekerja, mereka akan diberi akses berupa username dan password yang digunakan untuk melihat data-data nasabah yang melakukan pinjaman dari 14 aplikasi pinjaman online,” ujarnya.

Mereka memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, HRD dan assiten HRD yang bertugas melakukan perekrutan karyawan, Kapten yang bertugas melakukan pengawasan kepada Desk Collection dan Desk Collection yang bertugas melakukan penagihan kepada nasabah yang menunggak pembayaran.

Menurut Donny, ada beberapa cara pihak Desk Collection melakukan penagihan terhadap nasabahnya.

Pertama, Reminder 2 (mengingatkan nasabah tahap 1), yaitu melakukan penagihan dengan cara menelpon langsung dan mengirimkan pesan template whatsapp yang isinya hanya mengingatkan.

Kedua, Reminder 1 (mengingatkan nasabah tahap 2), yaitu menghubungi nasabah dengan cara menelpon langsung dan mengirimkan pesan template whatsapp yang isinya penekanan kepada nasabah untuk segera melakukan pembayaran.

Ketiga, S0 (jatuh tempo), yaitu menghubungi nasabah dengan menelpon langsung dan mengirimkan pesan yang sifatnya lebih mengarah kepada ancaman seperti mengirimkan foto KTP dan selfie bahkan sampai memaki dan mengancam agar nasabah menjadi malu dan kemudian melakukan pembayaran.

“Emang saat ini untuk pinjolnya tidak ditemukan disini, posisinya emang berada di luar Pontianak, yang kita temukan hanya badan hukum yang bergerak sebagai Desk Collection,” ucap Kabid Humas.

Donny menyebutkan, pihaknya membutuhkan waktu untuk melakukan gelar perkara karena baru pertama menangani kasus seperti ini, setelah kita lihat ternyata versi hukumnya terjerat pasal pidana.

Pasal 45B juncto (Jo) pasal 29 dan/atau pasal 48 Ayat 2 jo Pasal 32 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 Juta.

“Ada ancaman pidananya maka itu yang kita pedomani untuk di tindaklanjuti, sebelum sampai kesana kita perlu beberapa keterangan para ahli sambil kita coba telusuri,” ujarnya.

Butuh waktu untuk mengungkap ini sejelas-jelasnya misal dengan peranan masing-masing orang. Untuk penegakan hukum kita harus mendengarkan keterangan saksi ahli untuk menguatkanya, kita butuh waktu untuk mendapat keterangan saksi ahli guna menguatkan konsumsi hukum yang akan kita terapkan nantinya

“Pastinya ini tetap kita tindaklanjuti walaupun bukan pinjaman online tanpa izin, tapi ini Desk Collection yang mereka gunakan untuk melakukan penagihan hutang terhadap nasabah yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti, kadang sampai mempermalukan para nasabah,” tutup Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go. (*/hgk/rls/hms/tim)

Berita Lainnya

Kapolres Gunung Mas Hadiri TMMD Reguler ke-119 Kodim Palangka Raya Resmi Dibuka di Kecamatan Manuhing
Danrem 102/Pjg Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 1012/Btk
Wujudkan Kolaborasi Percepatan Pembangunan Wilayah, TMMD Reguler ke-119 Kodim Palangka Raya Resmi Dibuka
Kasatlantas Polresta Palangka Raya Gelorakan Semangat Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Pimpin Apel di Mapolresta Palangka Raya, Kabag SDM: PSU Akan Dilaksanakan Kembali
H-1 Pembukaan TMMD Ke 119 Kodim 1016/Palangka Raya, Warga Antusias Membantu Satgas Pra TMMD Di Desa Manuhing
Beredar Nama Para Caleg Terpilih di Tanah Bumbu Dapil 2
Musda PPKHI Kalteng,Menetap Suriansyah Halim Sebagai Ketua Perkumpulan Pengacara dan Konsultasi Hukum Indonesia Kalteng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Lainnya

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:44 WIB

Ciptakan Suasana Aman, Babinsa Koramil Kenohan Kawal Proses Rekapitulasi Tingkat Kecamataan

Rabu, 21 Februari 2024 - 03:43 WIB

Kick Off Pembangunan 89 Titik Air, KASAD Resmikan Penggunaan Sumur Bor Desa Sumber Sari

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:44 WIB

Dandim 1014/Pbn Tinjau Lokasi Sasaran TMMD Imbangan Ke – 119 Ta. 2024

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:39 WIB

Wujud Cinta Lingkungan, Dandim Pangkalan Bun Tanam Pohon Buah di Lokasi TMMD

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:32 WIB

Masyarakat Desa Pandau Sambut Gembira Kedatangan Satgas TMMD Imbangan Ke 119 Kodim 1014/Pbn

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:09 WIB

Naskah Serah Terima Pekerjaan TMMD Imbangan Ke – 119 Kodim 1014/Pbn Ditandatngani Tanda Resmi Dibuka

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kodim 1014/Pbn Gelar Upacara Pembukaan TMMD Imbangan Ke – 119 Tahun 2024

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:10 WIB

Kick Off Pembangunan 89 Titik Air, KASAD Resmikan Penggunaan Sumur Bor Desa Sumber Sari

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page