Merugikan Masyarakat, Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pinjol Ilegal

- Reporter

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN.CO || Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (Pinjol) ilegal yang telah merugikan masyarakat.

Tindak tegas tersebut, kata Sigit, juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol. Pasalnya, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah Pandemi Covid-19.

“Kejahatan Pinjol Ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku kejahatan Pinjol, lanjut Sigit, kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur untuk menggunakan jasa layanan tersebut. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban dari Pinjol.

“Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Sigit.

Ditengah situasi Pandemi Covid-19, menurut Sigit, penyelenggara Pinjol juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya terdampak. Sehingga, warga banyak yang tergiur untuk menggunakan jasa Pinjol ilegal.

Padahal, kata Sigit, Pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya. Yang tambah miris lagi, Sigit menyebut, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu bunga yang besar dari Pinjol ilegal tersebut.

“Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar,” ucap eks Kapolda Banten tersebut.

Untuk diketahui, hingga Oktober 2021, Polri tercatat menerima sebanyak 370 laporan polisi terkait kejahatan Pinjol Ilegal. Dari jumlah itu, 91 diantaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.

Oleh karena itu, dari segi Pre-Emtif, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat akan bahayanya memanfaatkan layanan Pinjol ilegal. Kemudian, mendorong Kementerian/Lembaga untuk melakukan pembaharuan regulasi Pinjol.

Selanjutnya di sisi Preventif, Sigit meminta kepada jajarannya melakukan patroli Siber di media sosial. Berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

“Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordijasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara,” papar Sigit.

Terkait hal ini, Polri telah memiliki kerjasama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM.  (SG)

 

Sumber HUMAS POLDA KALTENG

Berita Lainnya

IPW Sebut Langkah Polri Sudah Tepat di Kasus Vina, Masyarakat Jangan Termakan Hoaks
BAWASLU Kabupaten Kapuas menggelar Sidang Dugaan  Pelanggaran Administratif Pemilihan Umum
Jelang Expo Manjulang 2024, Lapas Kotabaru Ajak Masyarakat Lihat Hasil Karya Narapidana
Polsek Tewah Bersinergi Dengan Koramil 03 Tingkatkan Patroli Kamtibmas
Sehat dan Bugar di Lapas Banjarmasin, WBP Giat Berolahraga
Upaya Lapas Banjarmasin Terapkan Good Governance dalam Pengelolaan Hibah Barang Milik Negara
Kapolres Kobar Jenguk Anak Personelnya Yang Sakit
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Lainnya

Rabu, 22 Mei 2024 - 05:50 WIB

IPW Sebut Langkah Polri Sudah Tepat di Kasus Vina, Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Rabu, 22 Mei 2024 - 05:29 WIB

BAWASLU Kabupaten Kapuas menggelar Sidang Dugaan  Pelanggaran Administratif Pemilihan Umum

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:27 WIB

Jelang Expo Manjulang 2024, Lapas Kotabaru Ajak Masyarakat Lihat Hasil Karya Narapidana

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:17 WIB

Sehat dan Bugar di Lapas Banjarmasin, WBP Giat Berolahraga

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:10 WIB

Upaya Lapas Banjarmasin Terapkan Good Governance dalam Pengelolaan Hibah Barang Milik Negara

Selasa, 21 Mei 2024 - 04:10 WIB

Kapolres Kobar Jenguk Anak Personelnya Yang Sakit

Senin, 20 Mei 2024 - 14:56 WIB

Minggu, 19 Mei 2024 - 15:58 WIB

Kado Istimewa Jelang HUT ke 74, 2 Remaja Kotabaru Sabet Juara Duta Pariwisata Se-Kalsel

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Peserta Latsitarda Bersama Warga Lakukan Pembersihan Parit

Rabu, 22 Mei 2024 - 06:22 WIB